Sinergi Literasi dan Teknologi, Dinas Arpus Tutup Lomba Resensi Buku 2026 sekaligus Melakukan Kerja Sama dengan UNG

Posted on

DIARPUS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Gelar Karya, Pengumuman Pemenang, dan Penutupan Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bersama Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Selasa (07/07/2026), di Aula Perpustakaan Umum H.B. Jassin Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo yang sebelumnya telah melewati berbagai tahapan seleksi. Dari jumlah tersebut, 10 peserta terbaik mengikuti sesi gelar karya berupa wawancara dan presentasi hasil resensi di hadapan tiga dewan juri untuk menentukan Juara I, II, dan III.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Husni Jusuf, menyampaikan bahwa lomba ini merupakan salah satu program strategis dalam meningkatkan budaya baca, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menulis di kalangan pelajar.

“Seluruh peserta telah melalui proses yang panjang, mulai dari seleksi naskah, pembekalan, penyempurnaan karya, hingga penilaian oleh dewan juri,” jelas Husni.

Sebelum pengumuman lomba, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo juga melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo tentang pengimplementasian aplikasi pengolahan nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, bersama Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Sardi Salim, M.Pd., IPU., ASEAN Eng.

Kemudian pada saat membuka kegiatan, Ridwan menjelaskan bahwa kerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital layanan perpustakaan dan kearsipan.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan inovasi berbasis teknologi informasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai implementasi awal, dilakukan pula uji coba LibQual Analyzer System VI.0, sebuah sistem yang dikembangkan untuk membantu pengukuran dan analisis kualitas layanan perpustakaan secara lebih cepat, objektif, dan berbasis data. Selain itu, pengembangan aplikasi pengolahan nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) diharapkan semakin meningkatkan efektivitas evaluasi layanan kepada masyarakat.

“Kami percaya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi akan menghasilkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Transformasi digital menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan perpustakaan yang profesional, modern, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ungkap Ridwan.

Dari 10 finalis yang mengikuti gelar karya sebagai penentuan juara utama maka berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang terdiri atas Prof. Dr. Sayama Malabar, M.Pd., Eka Fitriany, S.S., dan Abd. Rahman Danial, S.E., M.M., ditetapkan para pemenang sebagai berikut:

  • Juara I diraih oleh Zull Fachrie Marali dari SMA Negeri 3 Gorontalo.
  • Juara II diraih oleh Nur Ahmad Agung Kutub Robani AS dari SMA Negeri 1 Telaga.
  • Juara III diraih oleh Ibrahim T. Bagou dari SMK Negeri 1 Marisa.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, saat menutup kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti setiap tahapan lomba dengan penuh semangat dan sportivitas.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, kemampuan membaca secara kritis, memahami isi bacaan, serta menuangkan kembali gagasan dalam bentuk tulisan menjadi kompetensi yang sangat penting dimiliki generasi muda.

“Lomba resensi buku bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang gemar membaca, berpikir analitis, kreatif, dan komunikatif. Seluruh proses yang telah dijalani peserta, mulai dari membaca koleksi perpustakaan, menyusun naskah resensi hingga membuat video resensi merupakan pengalaman belajar yang sangat berharga,” ujarnya.

Ridwan menegaskan bahwa seluruh peserta sejatinya telah menjadi duta literasi yang diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai budaya membaca dan menulis.

“Hari ini mungkin ada yang berdiri sebagai juara, namun sesungguhnya kalian semua adalah duta literasi. Teruslah membaca, teruslah menulis, dan jadilah generasi yang mampu menghadirkan solusi melalui ilmu pengetahuan,” pesannya.

Kepada para pemenang, Ridwan mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih sekaligus mendorong agar terus berkarya dan mengembangkan kemampuan literasi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, ia mengingatkan agar tidak berkecil hati karena setiap proses merupakan bagian dari pembelajaran menuju keberhasilan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dewan juri, panitia, guru pendamping, kepala sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan.

Pelaksanaan lomba ini sekaligus mendukung visi Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan budaya literasi, transformasi digital, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari strategi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan masyarakat Gorontalo yang unggul, cerdas, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo berharap budaya membaca, berpikir kritis, dan menulis terus tumbuh di kalangan generasi muda, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik melalui sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik. (PPID Arpus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *