Kemeriahan Hari Kedua Festival Literasi 2025: Dongeng Inspiratif Kak Awam Prakoso Pukau Guru dan Siswa Gorontalo

Posted on

DIARPUS – Hari kedua Festival Literasi 2025 yang digelar oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Dinas tersebut dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari guru dan siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari kegiatan pagelaran musikalisasi puisi, penampilan tarian musik tradisional, talkshow hingga penampilan dongeng interaktif.

Momen yang paling ditunggu-tunggu peserta adalah penampilan pendongeng nasional Kak Awam Prakoso, yang sukses menghipnotis seluruh hadirin dengan gaya bercerita yang lucu, penuh makna, dan sarat pesan moral. Dengan kepiawaiannya, Kak Awam mampu membangun suasana interaktif yang membuat anak-anak larut dalam cerita, sambil belajar tentang nilai kejujuran, semangat belajar, dan pentingnya membaca sejak dini.

Suasana semakin hidup ketika Kak Awam melibatkan siswa untuk tampil dan berinteraksi di atas panggung. Sorak dan tawa penonton pun pecah, menandakan betapa kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran serta performa luar biasa yang ditampilkan oleh Kak Awam Prakoso.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kak Awam Prakoso yang telah memberikan penampilan luar biasa dan menginspirasi anak-anak Gorontalo untuk mencintai membaca melalui seni mendongeng. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dan guru untuk menanamkan nilai literasi sejak dini,” ujar Ridwan.

Festival Literasi 2025 hari kedua ini tidak hanya menjadi ajang hiburan edukatif, tetapi juga menjadi sarana membangun semangat literasi yang menyenangkan dan kreatif di kalangan pelajar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Literasi 2025 yang digelar selama tiga hari berturut-turut oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, sebagai wujud komitmen dalam memperkuat budaya literasi menuju Indonesia Emas 2045. (PPID Arpus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *