DIARPUS – Dalam rangka memperingati Bulan Literasi Gorontalo ke-VI tahun 2024, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung dengan meriah. Acara ini resmi dibuka oleh Bunda Literasi Gorontalo Ny. Djoewiati Rudy Salahuddin. Jum’at, 25 Oktober 2024.
Kegiatan Bulan Literasi ini melibatkan berbagai lomba dan program edukatif yang dirancang untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Adapun empat kegiatan lomba utama yang diadakan meliputi:
- Lomba mewarnai untuk tingkat TK/PAUD,
- Lomba bertutur bahasa Gorontalo,
- Lomba pidato bahasa Inggris,
- Lomba paiya lohungo lopoli.
Selain lomba, diadakan pula kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang mengajarkan keterampilan untuk membuat aneka roti manis kepada masyarakat, sebagai bentuk pengembangan literasi keterampilan dalam mendukung pemberdayaan Masyarakat.
Dalam kegiatan semarak bulan literasi ini ada dua kegiatan lomba yang sudah dilaksanakan yakni Lomba Mewarnai untuk tingkat TK/PAUD dan Lomba Bertutur Bahasa Gorontalo yang diikuti oleh Kepala Desa/Kelurahan yang ada di Provinsi Gorontalo serta kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
Dalam sambutannya Bunda Literasi Ny. Djoewiati Rudy Salahuddin mengatakan berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan lomba mewarnai bagi TK/Paud dan lomba bertutur bahasa Daerah Gorontalo bagi kepala-kepala Desa/Kelurahan se Provinsi Gorontalo karena kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo pada rencana pembangunan jangka menengah (RPJMN) 2020-2024 yang menitik beratkan pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing yang untuk mencapai ke arah tersebut memerlukan pembangunan manusia yang berkarakter lewat penguatan budaya literasi, inovasi, dan kreatifitas.
“Literasi bukan sebatas baca tulis, Literasi adalah kecakapan. setidaknya, ada empat tingkatan literasi yang dijadikan parameter kemajuan. Pertama, kemampuan mengumpulkan sumber-sumber bahan bacaan ataupun informasi yang bermutu. Kedua, kemampuan memaknai yang tersirat dan tersurat. Ketiga, kemampuan menghasilkan ide-ide, gagasan, inovasi, ataupun kreativitas baru. Dan Keempat, literasi adalah kemampuan menciptakan barang/jasa yang berdaya saing dalam percaturan global. Kemampuan literasi seseorang memiliki kontribusi positif dalam rangka membangun kreativitas dan inovasi, serta meningkatkan keterampilan dan kecakapan hidup (life skiil).” Ucap Ny. Djoewiati Rudy Salahuddin yang secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Usai pembukaan, Ny. Djoewiati Rudy Salahuddin menyempatkan diri mengunjungi lokasi lomba mewarnai dan berfoto bersama anak-anak peserta, menyambangi unit pelayanan perpustakaan untuk membuat Kartu Perpustakaan yang sudah bertransformasi menjadi Kartu Sakti, serta mengunjungi kegiatan TPBIS yang sedang melakukan pelatihan membuat roti manis.

Semangat Bulan Literasi Gorontalo ke-VI ini diharapkan menjadi momentum penting untuk semakin mempererat budaya literasi di Gorontalo serta mendorong masyarakat untuk aktif mengembangkan kemampuan literasi mereka melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.
Kegiatan ini di hadiri oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto beserta jajarannya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten/Kota, Ibu-Ibu Ketua Pokja Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Tim juri lomba dan narasumber TPBIS, para peserta lomba bertutur yang terdiri dari Kepala Desa/Kelurahan dan lomba mewarnai yang terdiri dari para siswa TK/Paud serta orang tua/wali dari siswa. (PPID Arpus)
