DIARPUS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melalui Perpustakaan Umum H.B. Jassin kembali menggelar kegiatan pengembangan literasi bertajuk Kelas Menulis Cerita Anak Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Aula Perpustakaan Umum H.B. Jassin.
Peserta kelas menulis berasal dari berbagai sekolah tingkat menengah pertama di Gorontalo, antara lain SMP Negeri 8 Gorontalo, SMP IT Al Faruq Gorontalo, dan MTs. IT Al Islah Gorontalo. Mereka mengikuti pembelajaran secara intensif mengenai teknik dasar penulisan cerita anak.
Kelas ini menghadirkan Novalia Abdulrahman, seorang penulis buku cerita anak asal Gorontalo, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Novalia berbagi pengalaman serta memberikan panduan praktis tentang cara membangun alur cerita, karakter, serta pesan moral dalam karya tulis anak. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal lahirnya penulis-penulis muda berbakat dari Gorontalo.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan budaya literasi harus dimulai dari usia sekolah. Menurutnya, kemampuan menulis merupakan bagian penting dalam meningkatkan daya pikir kritis dan kreativitas pelajar.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya soal menghasilkan tulisan, tetapi membangun kepercayaan diri dan imajinasi generasi muda. Perpustakaan harus menjadi ruang tumbuhnya kreativitas itu,” ujar Ridwan.
Melalui pelaksanaan Kelas Menulis Cerita Anak Tahun 2025, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo berharap dapat memperluas ekosistem literasi yang tidak hanya fokus pada membaca, tetapi juga mendorong kemampuan berkarya melalui tulisan. (PPID Arpus)
