Diarpus Sukses Mengadakan Lomba Bertutur Siswa Siswi SD/ MI Tingkat Provinsi

Posted on

DIARPUS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melaksanakan Lomba Bertutur Siswa Siswi SD/MI Tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2024 dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda Literasi Provinsi Gorontalo serta Launching aplikasi iArpus Gorontalo yang diselenggaran di hotel Yulia Kota Gorontalo, Kamis (20/06/2024).

Bunda Literasi yang dikukuhkan langsung Penjabat Gubernur Rudy Salahuddin adalah Ny. Djoewiati Kentjana Soebrata, S.Sos yang juga merupakan Penjabat Ketua T.P. PKK Provinsi Gorontalo, dilanjutkan dengan launching Aplikasi iArpus Gorontalo yang didampingi perwakilan dari PT. Woolu Aksara Maya sebagai pengembang aplikasi, dan untuk kegiatan lomba bertutur dibuka secara resmi oleh Rudy Salahuddin.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto dalam laporannya mengatakan dirinya sangat mengapresiasi Lomba ini, karna dapat menumbuh kembangkan kegemaran membaca dan literasi anak serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa, mengangkat dan mempopulerkan buku buku cerita budaya daerah serta menumbuhkan pemahaman terhadap nilai nilai kehidupan yang baik dalam membangun karakter bangsa.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 6 perwakilan Kabupaten/Kota dan dengan antusias memberikan performa mereka yang paling bagus. Namun di dalam perlombaan pastilah ada yang menang dan ada yang kalah, perlombaan berakhir dengan kejuaraan dimana juara 3 diraih perwakilan dari Kabupaten Bone Bolango, juara 2 diraih perwakilan dari Kota Gorontalo dan juara 1 diraih perwakilan Kabupaten Gorontalo Nayyara Ayda Chairiyah Muhtar Nuna dengan total Poin 282 dan akan mewakili Provinsi Gorontalo dalam lomba bertutur tingkat Nasional nantinya.

“Sengaja kegiatan ini kami buat dari sekarang agar perwakilan kita ini masih ada banyak waktu untuk latihan dan mempermantap performanya, agar pada tahap tingkat Nasional perwakilan kita ini akan lebih siap dalam mengikuti lomba. Dan jujur juga peserta peserta ini sangat bagus bagus semua, hingga susah untuk menentukan siapa yang harus jadi perwakilan kita, untung saja ada juri yang menilai, juri ini terdiri dari berbagai kalangan, seperti bapak Prof. Dr. Moh. Karmin Baruadi, M.Hum yang merupakan Pemerhati Literasi, ibu Dr. Sukma Nurilawati Botutihe, M.Psi yang merupakan Psikolog Anak, dan juga ibu Fitri Fathia Paramita Kinanti yang merupakan Pegiat Literasi, karena independensi dalam lomba sangat kita harapkan dalam kegiatan ini.” Kata Ridwan Hemeto dan menutup kegiatan tersebut. (PPID Arpus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *