DIARPUS – Perpustakaan Eysendring SMA Negeri 1 Kota Gorontalo menjuarai lomba perpustakaan sekolah tingkat Provinsi Gorontalo.
Perpustakaan Eysendring mewakili Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo berhasil menyisihkan perwakilan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dari 5 kabupaten di Provinsi Gorontalo.
Perpustakaan Eysendring meraih nilai 984, di tempat kedua diraih Perpustakaan MAN I Kota Gorontalo dengan nilai 925 dan posisi ketiga diraih Perpustakaan SMK Negeri I Pulubala Kabupate Gorontalo dengan nilai 854.
Sementara Harahan I Perpustakaan Rerpadu MA Negeri I Pohuwato dengan nilai 845,5 disusul Perpustakaan Ibnu Rusid MA Negeri I Kabupaten Gorontalo dan Perpustakaan Beringin SMK Negeri 2 Kabupaten Gorontalo Utara.
Pengumuman lomba perpustakaan sekolah ini dilaksanakan pada Jumat (5/4/2023) yang dihadiri para kepala dinas kearsipan dan perpustakaan dan perwakilan kepala sekolah serta perwakilan pengelola perpustakaan sekolah se-Provinsi Gorontalo.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Syukri Botutihe dalam sambutannya mengatakan literasi dikaitkan dengan pembangunan di era revolusi industri 4.0 menuntut sumber daya manusia yang berkualitas, priduktif dan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi.
“Data bahwa 60% pekerjaan di dunia menggunakan otomasi, 30% pekerjaan akan digantikan mesin canggih. Sementara 26 juta pekerjaan baru akan tercipta dengan bangkitnya online commerce pada 2022,” kata Syukri.
Menurutnya kecakapan literasi akan menjadi salah satu indikator penting dalam pemberi kerja untuk merekrut pekerja.
Data dan fakta menunjukkan bahwa 55% masyarakat Indonesia kategori literasi fungsional atau produktifitasnya rendah walaupun sudah lulus sekolah S1, S2 bahkan S3 dan tidak memiliki pekerjaan.
Salah satu sarana yang berperan besar dalam mendukung keberhasilan program pembelajaran adalah perpustakaan di sekolah/madrasah.
“Seiring dengan perkembangan industri dan teknologi perpustakaan dituntut menjadi bagian integral dalam kesuksesan proses pembelajaran, maka sudah selayaknya penyelenggaraan perpustakaan sekolah harus sejalan dengan visi dan misi sekolah/madrasah,” tutur Syukri.
Perpustakaan juga harus mampu berintegrasi dan berimplikasi terhadap proses pembelajaran dengan menciptakan program/kegiatan yang adaptif, literatif, kreatif dan inovatif, dengan demikian perpustakaan harus mampu bertransformasi secara utuh dalam mewujudkan ekosistem digital dan menunjang pelaksanaan program pembelajaran.
Sementara itu Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto dalam laporannya menyampaikan tujuan lomba perpustakaan sekolah ini adalah untuk meningkatkan transformasi perpustakaan dalam mewujudkan ekisistem digital nasional, meningkatkan peran perpustakaan SMA/SMK/MA dalam mendukung implementasi program pembelajaran, mewujudkan budaya baca bagi masyarakat sekolah/madrasah.
“Sasaran lomba perpustakaan sekolah SMA/SMK/MA ini adalah terpilihnya pemenang lomba perpustakaan sekolah yang akan mewakili Provinsi Gorontalo ke ctingkat nasional, terbentuknya profil perpustakaan sekolah yang adaptif terhadap perubahan, mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara berkelanjutan mendukung program program pembelajaran dan menjadi perpustakaan sekolah/madrasah rujukan serta perpustakaan penggerak bagi perpustakaan sekolah lainnya,” ucap Ridwan Hemeto.
Lomba perpustakaan sekolah ini dimulai pada bulan April 2023 yakni tahapan penilaian yang meliputi pemeriksaan berkas dan visitasi lapangan dan pads hari ini dilaksanakan pengumuman pemenang. (mcgorontaloprov/Suleman)
Sumber : infopublik.id
