DIARPUS – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo melaksanakan sosialisasi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Desa Bongo Nol Kecamatan Paguyaman Boalemo, Kamis (2/6/2022).
Sosialisasi ini dibuka Plt Kepala Dinas Taufik El Hakim Sidiki yang didampingi Kepala Bidang Perpustakaan Syahrudin Porindo, dan Kepala Desa Bongo Nol.
Taufik El Hakim Sidiki dalam sambutannya menyampaikan sebagai orang yang berkecimpung di dunia perpustakaan pasti sudah tidak asing lagi dengan gaung transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, untuk mencapai ke sana dibutuhkan peran perpustakaan yang maksimal.
“Perpustakaan wajib menyediakan akses terhadap informasi yang berkualitas untuk masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.
Informasi sangat penting karena dapat membuka peluang, kesempatan, ataupun mendukung serta memberdayakan seseorang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Taufik El Hakim Sidiki.
Taufik mengatakan tidak semua anggota masyarakat dapat memanfaatkan informasi untuk meningkatkan kualitas hidupnya, sebab itu peran perpustakaan sangat penting dalam membantu dalam mengakses informasi. Perpustakaan juga harus membantu masyarakat dalam memanfaatkan informasi menjadi sebuah keterampilan dan kecakapan yang nantinya mampu meningkatkan kualitas hidup.
Dengan adanya istilah literasi Baru, perpustakaan melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial diwajibkan meningkatkan kualitas layanan informasi melalui buku, komputer, internet mampu memfasilitasi kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu bekerjasama dengan pihak lain untuk mendapat dukungan kegiatan perpustakaan.
“Kami berharap kepada para peserta sosialisasi agar mengikuti dengan seksama materi yang disampaikan oleh para narasumber agar ilmu yang didapat bisa memperbaiki kualitas hidup masyarakat serta mampu meningkatkan layanan di perpustakaan desa bongo nol ke depannya,” ucap Taufik.
Pewarta: Suleman – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
