DIARPUS – Jarak bukanlah penghalang untuk menjemput ilmu. Semangat ini dibuktikan oleh rombongan dari SD Negeri 21 Paguyaman yang memboyong 33 siswa dan 7 guru pendamping untuk melakukan Study Tour edukatif ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Senin (08/06/2026).
Tidak hanya menjelajahi dunia buku di Perpustakaan Umum H.B. Jassin, para siswa juga diajak melakukan “perjalanan waktu” dengan mengunjungi Diorama Kearsipan Provinsi Gorontalo. Kunjungan paket lengkap ini dirancang untuk membuka cakrawala baru bagi para siswa mengenai literasi modern sekaligus sejarah daerah.
Saat melangkah memasuki area kearsipan, rombongan SDN 21 Paguyaman mendapatkan kehormatan luar biasa. Mereka disambut langsung oleh Arsiparis Utama, Yahya Ichsan.
Di Diorama Kearsipan, Yahya Ichsan memandu para siswa untuk melihat dari dekat arsip-arsip bersejarah, foto-foto tempo dulu, dan rekam jejak perjalanan Provinsi Gorontalo yang dikemas secara visual dan menarik. Sesi ini berhasil memukau para siswa dan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta pentingnya menjaga dokumen bersejarah sejak usia dini.
Sebelumnya, bertempat di Perpustakaan Umum H.B. Jassin, para siswa juga diterima dengan hangat oleh jajaran pustakawan. Di sini, mereka tidak hanya melihat tumpukan buku, melainkan diperkenalkan pada ekosistem literasi yang ramah anak. Beberapa hal penting yang mereka pelajari antara lain:
- Navigasi Koleksi : Mengerti tata cara mencari dan memanfaatkan koleksi buku secara efektif.
- Edukasi Interaktif : Mengikuti sesi literasi yang seru untuk merangsang kreativitas dan pemahaman bahwa membaca adalah jendela dunia.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas sambutan hangat dan pelayanan prima, baik dari jajaran pustakawan maupun arsiparis Dinas Arpus Provinsi Gorontalo. Pengalaman belajar di luar kelas ini dinilai sangat berkesan dan menyenangkan bagi anak-anak dari Paguyaman.
Langkah proaktif SDN 21 Paguyaman ini sangat sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail. Pemprov terus menempatkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penguatan budaya literasi dan kesadaran sejarah sebagai langkah strategis mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui kegiatan study tour ini, Dinas Arpus Gorontalo berharap semakin banyak sekolah yang memanfaatkan perpustakaan dan diorama sebagai ruang belajar terbuka yang hidup bagi anak-anak Gorontalo. (PPID Arpus)
